Selasa, 06 Maret 2012

ISOMER


ISOMER

Perhatikan rumus struktur 2 senyawa alkana di bawah ini 



Coba jawab pertanyaan berikut :
a)    Apa nama masing-masing senyawa tersebut?
b)    Bagaimana rumus molekul senyawa tersebut?

 Walaupun rumus struktur dan nama kedua senyawa tersebut berbeda, ternyata
Keduanya memiliki rumus molekul yang sama : C4H10                  


Contoh tersebut disebut ISOMER. Isomer adalah dua senyawa atau lebih yang mempunyai rumus kimia sama tetapi mempunyai struktur yang berbeda.






ISOMER STRUKTUR

a. Isomer rangka adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul
    sama tetapi  kerangkanya berbeda.

Contoh pada alkana, alkena, dan alkuna.

1) Pentana (C5H12).
CH3-CH2- CH2-CH2-CH3               n-pentana

CH3-CH- CH2-CH3                        2-metilbutana
        |
       CH3

Pada alkena dan alkuna, letak ikatan rangkapnya sama tetapi bentuk kerangka bangunnya berbeda

Contoh :
  1) Alkuna C6H10




 coba beri nama ke empat isomer tersebut

2) Pentena (C5H10)

CH2 = CH-CH2-CH2- CH2-CH3             1-heksena

CH2 = CH-CH-CH2-CH3                        3-metil-1-pentena
                               |
               CH3

CH2 = C-CH2- CH2-CH3                        2-metil-1- pentena
                       |
         CH3




b) ISOMER POSISI

Isomer posisi adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi posisi gugus fungsinya berbeda.


Contoh pada alkena dan alkuna.
1) Alkuna dianggap mempunyai gugus fungsi   , isomer dimana letak gugus
    fungsinya berbeda.


          

Contoh di atas : 1 heksuna berisomer posisi dengan 2-heksuna
                          4-metil-1-pentuna berisomer posisi 4-metil-2-pentuna
                          1-heksuna berisomer rangka dengan 4-metil-1-pentuna



2) Heksena (C6H12)
CH2= CH - CH2 - CH2 - CH2 -CH3                         1-heksena
CH2- CH= CH2 - CH2 - CH2 -CH3                                       2-heksena   


3) Butuna  (C4H6)
CH C-CH2-CH3                           1-butuna
CH3-C C-CH3                              2-butuna

c) ISOMER GEOMETRI

 Isomer geometri adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul sama tetapi struktur ruangnya berbeda.

Contoh pada alkena mempunyai 2 isomer geometri yaitu cis dan trans.

Syarat utama adanya isomer cis-trans adalah adanya ikatan rangkap 2   atom C (C = C), yang tiap-tiap atom C pada ikatan rangkap itu mengikat atom atau gugus atom yang berbeda.

Perhatikan 2 senyawa berikut :

CH2=CH-CH3    bila digambarkan sebagai berikut


       
 Coba perhatikan C sebelah kiri, atom C tersebut mengikat 2 atom yang sama yaitu atom H, sedang C sebelah kiri mengikat 2 gugus atom berbeda yaitu  H dan CH3.

Perhatikan   2- butena   CH3-CH=CH-CH3,  bila digambarkan sebagai berikut




C sebelah kiri, atom C tersebut mengikat 2 gugus atom yang berbeda yaitu atom H dan gugus –CH3,begitu juga C sebelah kiri mengikat 2 gugus atom berbeda yaitu  H dan CH3.  Jadi :
-       1-propena (CH2=CH-CH3) tidak mempunyai isomer cis-trans

-       2-butena CH3-CH=CH-CH3 mempunyai isomer cis-trans.

 Isomer cis-trans terjadi bila tiap-tiap atom C yang berikatan rangkap
 mengikat gugus atom berbeda.

Keisomeran geometri menghasilkan 2 bentuk isomer yaitu  :bentuk cis (jika gugus-gugus sejenis terletak pada sisi yang sama) dan bentuk trans (jika gugus-gugus sejenis terletak berseberangan).

Jadi 2-butena CH3-CH=CH-CH3 mempunyai isomer cis trans sbb :



Isomer Optis Aktif


   

Isomer optis aktif terjadi pada senyawa karbon yang mengandung C kiral.
Coba lihat  Atom C  yang berwarna coklat, atom C tersebut keempat tangannya mengikat 4 atom (gugus atom) yang berbeda. AtomC tersebut mengikat :
1) H         2) CH2CH3          3) CH2CH2CH3           4) CH3
Atom C yang keempat tangannya mengikat gugus atom berbeda disebut atom C kiral.  

3 komentar: